Minggu, 24 Mei 2009

21 pengungsi masih di Tanjung Balai

Cetak E-mail
Saturday, 23 May 2009 19:30 WIB
WASPADA ONLINE TANJUNG BALAI - 30 Pencari suaka asal Negara Afghanistan dan Iraq terdampar di Desa Tanjung Leidong, Kec. Kuala Leidong, Kab. Labuhan Batu Utara. Demikian Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan melalui Kasubbag Penindakan Agus Herianto kepada Waspada, tadi sore. "Mereka masuk ke Indonesia melalui perairan Malaysia dengan memanfaatkan jasa angkutan kapal penangkap ikan," jelas Herianto. Herianto juga menuturkan, pencari suaka itu 11 warga negara Afghanistan dan 19 warga negara Irak. Mereka masuk ke Indonesia dengan tujuan ke Kantor PBB di Jakarta dan Australia. "Di tengah laut, mereka dipindahkan ke kapal ikan lain dan dibawa menuju perairan Tanjung Leidong," ujar Herianto. Setibanya di perairan Tanjung Leidong, lanjut Herianto, pencari suaka itu dijemput kapal motor berkapasitas 5 penumpang, lalu menuju pondok kecil di salah satu kawasan hutan. Dan, kata Herianto, para pemilik sampan motor kemudian menunjukkan jalan menuju ke Jakarta. Oleh sebab itu, kata Herianto, para pencari suaka itu menelusuri jalan yang ditunjukkan pemilik motor hingga akhirnya tiba di Simpang Tiga Tanjung Leidong. "Di sana, mereka bertemu warga dan kemudian dilaporkan ke camat," tukas Herianto. Menindaklanjuti laporan itu, lanjut Herianto, camat kemudian berkordinasi dengan Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan. "Pencari suaka itu kemudian dijemput, dan 9 orang yang telah berkeluarga diserahkan ke IOM," ujar Herianto. Sementara, 21 orang lagi, kata Herianto, masih diamankan di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan. Mereka meninggalkan negaranya karena konflik berkepanjangan, pungkas Herianto. (dat04/wsp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar