Rabu, 26 Agustus 2009

Wajah ibarat Cermin

Dahulu kala di sebuah dusun kecil yang nun jauh di pedalaman, ada tempat yang dikenal sebagai rumah seribu cermin.
Seekor anjing kecil yang ceria mengetahui tempat ini dan memutuskan untuk mengunjunginya. Ketika ia tiba di rumah itu, ia pun dengan gembira menyelusuri tangga demi tangga naik menuju pintu utama rumah itu. Ia mengamati sepanjang koridor rumah itu dengan telinganya terangkat tinggi tinggi dan ekornya bergoyang secepat yang bisa ia lakukan. Dengan takjub dan kaget yang luar biasa, ia mendapati dirinya berhadapan dengan seribu ekor anjing kecil ceria lainnya dengan ekor mereka yang juga bergoyang secepat ekornya. Iapun “menyeringai” lebar layaknya tersenyum, dan seringainya itu disambut pula oleh seribu senyuman yang hangat dan bersahabat sama seperti “senyuman” yang ditebarkannya. Begitu ia meninggalkan rumah itu, ia pun berkata kepada dirinya sendiri, “Ini adalah tempat yang menyenangkan dan menakjubkan . aku akan kembali dan mengunjunginya sesering mungkin.”

Di dusun yang sama ada seekor anjing kecil lainnya yang tidak seceria anjing yang pertama, juga memutuskan untuk mengunjungi rumah itu. Anjing yang murung itu dengan perlahan menaiki tangga rumah seribu cermin itu dan menundukkan kepala tanpa semangat sembari melirik ke pintu rumah itu. Ketika ia melihat ada seribu ekor ekor anjing yang menatapnya dengan sangat tidak bersahabat, iapun mengeram kepada mereka dan dikejutkan pula dengan gonggongan seribu anjing yang menakutkan. Sembari meninggalkan rumah itu iapun berkata dalam hati,” benar benar tempat yang menyeramkan , aku tidak akan pernah ke sana lagi.”

Semua wajah yang kita temui di dunia laksana Cermin . Bayangan macam apakah yang anda lihat di muka orang orang yang anda temui ?itulah wajah anda..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar